oleh

Sudah 500.000 Nakes Disuntik Vaksin

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.

JAKARTA – Sebanyak lebih dari 500 ribu tenaga kesehatan telah memperoleh suntikan dosis vaksinasi Covid-19. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Para tenaga kesehatan tersebut merupakan prioritas utama pemerintah di tahap awal program vaksinasi Covid-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, selepas menyaksikan kedatangan 10 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 di Bandara Internasional Seokarno-Hatta, Tangerang, Selasa.

Baca Juga  Acep Purnama Kini Diam Soal Pembentukan Provinsi Cirebon

“Hingga kemarin, kita telah berhasil melakukan vaksinasi bagi lebih dari 500 ribu tenaga kesehatan di Indonesia. Angka itu menunjukkan antusiasme luar biasa dari tenaga kesehatan untuk mendukung program vaksinasi yang sekaligus juga menunjukkan optimisme mereka terhadap keamanan dan manfaat vaksin dalam memberikan perlindungan terhadap diri mereka dari Covid-19,”  ujarnya seperti dilansir presidenri.go.id.

Baca Juga  Donald Trump Diboikot Facebook Sampai 2023

Melihat jumlah tenaga kesehatan yang telah mendapatkan dosis vaksin tersebut, pemerintah optimistis target awal untuk 1,5 juta tenaga kesehatan mendapatkan vaksin Covid-19 dapat segera terwujud.

Vaksinasi untuk menimbulkan dan memperkuat respons imun terhadap virus korona ini merupakan hal yang sangat penting dan memiliki manfaat  jauh lebih besar dibanding risikonya.

Berdasarkan laporan dari Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI), hingga saat ini semua reaksi yang dilaporkan setelah suntikan vaksin tersebut bersifat ringan dan tidak menimbulkan efek samping yang serius.

Baca Juga  Presiden Pimpin Penyatuan Tanah dan Air dari 34 Provinsi

“Selain vaksinasi, protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker serta menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas tetap harus dilaksanakan secara ketat,” kata Nadia.  (arl)

News Feed