oleh

Lebih Baik Lebaran Digital

JAKARTA – Dalam usaha menekan lonjakan angka kasus Covid-19, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak masyarakat untuk bertemu keluarga secara virtual pada Lebaran tahun ini. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

“Kita canangkan bersama-sama melakukan Lebaran tahun ini sebagai Lebaran digital. Lebaran digital itu keren,” kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9, Rabu.

Johnny meminta masyarakat untuk tidak pulang ke kampung halaman pada Idul Fitri tahun ini, sebagai gantinya, pertemuan keluarga bisa dilakukan secara virtual melalui aplikasi konferensi video.

Baca Juga  Hotel Bintang Lima Pertama Untuk Kucing di Arab Saudi

“Peniadaan mudik oleh pemerintah dalam hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa Indonesia berhasil menangani pandemi COVID-19, untuk menurunkan serendah-rendahnya penyebaran virus Covid-19,” kata Johnny dalam laman kominfo.go.id.

Meski pun dilakukan secara virtual, pemerintah berharap kegiatan dari jarak jauh ini tidak mengurangi makna Lebaran.

“Merayakan acara hari besar hari Lebaran nanti secara virtual tetap meriah. Dalam keluarga sendiri dengan berkomunikasi dengan memanfaatkan teknologi yang ada,” kata Johnny.

Baca Juga  Yordania Kalahkan Indonesia 1-0 di Piala Asia 2023

Untuk mewujudkan Lebaran digital, Kementerian Kominfo bersama operator seluler memastikan jaringan telekomunikasi berkualitas di berbagai wilayah.

Pemerintah dan operator seluler akan menyediakan bandwidth yang sangat besar agar masyarakat bisa mengadakan pertemuan virtual lewat gawai masing-masing.

“Merayakan hari Lebaran nanti secara tetap meriah dalam keluarga sendiri dan berkomunikasi dengan tentu meriah lagi dengan memanfaatkan teknologi. Kami menyiapkan bandwidth yang cukup, kami juga menjaga agar komunikasi, ekspresi rasa dan suka cita dapat dilakukan di dalam ruang digital yang lebih baik di tahun ini,” kata Johnny.

Baca Juga  Gerakan KITA Konsisten Berbagi

Kapasitas yang besar tersebut juga untuk menunjang masyarakat yang ingin berbelanja secara dalam jaringan menjelang Hari Raya Idul Fitri agar tidak ada kerumunan di pasar maupun pusat perbelanjaan.

Johnny meminta jika benar-benar harus datang langsung ke pasar, masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang ketat.  (arl)

News Feed