oleh

Cianjur Gelar Sekolah Tatap Muka Januari 2021

Ilustrasi

JAKARTA –  (Cianjur) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur sudah mensosialisasikan rencana pembelajaran tatap muka kepada  para kepala sekolah tingkat SD dan SMP. Hal ini karena, Pemerintah Kabupaten Cianjur akan melaksanakan belajar tatap muka pada bulan Januari 2021 mendatang. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik), Cianjur, Himam Haris mengatakan, pada penerapannya nanti, orang tua siswa diberi keleluasaan untuk memberi atau tidak memberi izin anaknya untuk belajar tatap muka di sekolah.

Baca Juga  Cikedokan Menuju Desa Digital

“Kalau ada orang tua siswa yang keberatan anaknya belajar tatap muka itu silakan, tidak dipaksakan. Kita sesuai arahan pak menteri ,” tegasnya.

Selain itu, pada 8 Desember 2020 mendatang, Disdik akan melaksanakan teleconference bersama perwakilan koordinator pendidikan (kordik) dan kepala sekolah di tiap kecamatan di Kabupaten Cianjur untuk membahas hal ini.

Dia menerangkan, teknis pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang akan berlangsung di Cianjur. Siswa kelas 1 SMP belajar setiap Senin dan Kamis, kelas 2 SMP setiap Selasa dan Jumat, sementara kelas 3 SMP belajar setiap Rabu dan Sabtu.

Baca Juga  "Peningkatan Kapabilitas Manajerial 90 Kepala SMK"

Siswa SD kelas 1 dan 2 bisa belajar setiap Senin dan Kamis. Bagi kelas 3 dan 4 belajar setiap Selasa dan Jumat. Lalu, kelas 5 dan 6 belajar setiap Rabu dan Sabtu.

“Pelaksanaanya akan bertahap, setelah sistem shift sebagai pengenalan baru nanti akan disesuaikan berdasarkan keinginan para orang tua siswa,” tegasnya.

Para kepala sekolah, lanjutnya, pada umumnya sudah menunggu adanya kebijakan yang mengizinkan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Baca Juga  Kemenparekraf Dukung Startup Indonesia Dalam Ajang “South by Southwest Online Creative Industries Exhibition 2021”

“Fasilitas kesehatannya juga siap, hand sanitizer sampai penyemprotan juga mereka sudah siap,” terangnya.

Menanggapi kasus Covid-19 di Kabupaten Cianjur yang kian meningkat, ia mengatatan, Cianjur masih ada di zona kuning. Maka masih ada kesempatan untuk membenahi di lingkungan masing-masing. deni ak

News Feed