oleh

KPU Bekasi Sosialisasi Pemutakhiran Data

JAKARTA (Bekasi) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menggandeng Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri dan Swasta di Kabupten Bekasi guna melakukan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (PDPB) dan sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih). Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co

Menurut Kepala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Bekasi, Ahmad Fauzie Usman ,
KPU Kabupaten Bekasi saat ini sedang melakukan proses pemutakhiran DPB, dimana target potensial pemilih baru adalah para siswa SMK yang berdomisili di Kabupaten Bekasi.

“Tujuan PDPB agar potensi pemilih baru ini terukur dan terdata secara cermat dan akurat,” ujar Fauzie, Minggu (10/10).

Untuk itulah, lanjut Fauzie, pihaknya perlu menjalin kerja sama dengan pemangku kebijakan di sekolah SMK, khususnya melalui MKKS terkait pendataan siswa yang telah berusia 17 tahun dan memiliki hak memilih pada Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 yang akan datang.

Sementara itu Kadiv Sosparmas, Diklih dan SDM, Arief Noorman Nasir, mengatakan , untuk memberikan pengetahuan seputar demokrasi dan pemilu kepada pemilih pemula, KPU akan bersinergi dengan MKKS melalui program ‘KPU Mengajar’ ke berbagai sekolah SMK di Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA:  Gelar Rakernas 2021 Dibuka Presiden Jokowi, HIPMI Komitmen Dorong Anggota Terlibat Aktif Inovasi dan Teknologi

“Program literasi demokrasi ini, diantaranya tentang pemilu dan pilkada agar siswa nantinya menjadi pemilih yang cerdas dan rasional, tidak terkontaminasi dengan praktik politik pragmatis dan transaksional, “ terangnya.

Ketua MKKS SMK, Nopriandi, menyambut baik upaya KPU menggandeng MKKS dalam melakukan pemutkahiran data dan pendidikan pemilih di sekolah. Sebanyak 185 SMK Negeri dan Swasta akan melakukan pendataan siswa sesuai elemen data yang dibutuhkan pada proses pemutakhiran DPB.

BACA JUGA:  Ormas dan LSM ke DPRD

“Nantinya MKKS akan meneruskan hal ini kepada seluruh kepsek SMK agar mengirimkan data siswa, baik secara langsung maupun melalui sistem digitalisasi, “ kata pria yang juga Kepala SMKN 1 Cikarang Selatan ini.

BACA JUGA:  Ikutilah, IYDSI Buka Lomba Menulis Tingkat Nasional

Terkait program KPU Mengajar, Nopriadi menambahkan, MKKS siap menyediakan ruang dan waktu bagi KPU untuk melaksanakan kegiatan tersebut, baik secara tatap muka maupun daring mengingat masih di masa PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas).

Ia berharap, program ini dapat memberi pembekalan kepada seluruh siswa SMK agar lebih memahami nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan. Rencananya KPU Kabupaten Bekasi dan MKKS SMK akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama PDPB dan program sosdiklih pada pekan depan. (agus)

News Feed