oleh

Sudinhub Jakut Optimalisasi Cegah Kemacetan di Jalan Cakung-Cilincing

jakarta.siberindo.co –  Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara memperketat pengawasan dan menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Cakung-Cilincing untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi akibat tingginya aktivitas angkutan peti kemas di kawasan tersebut.

Kepala Sudinhub Jakarta Utara, Rudy Saptari Sulesuryana mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan secara intensif dan menempatkan personel di sejumlah titik sejak terjadi penumpukan kendaraan.

Menurutnya, rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama dua hari terakhir mulai memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan.

“Menyikapi kemacetan di ruas Jalan Cakung-Cilincing, sejak kemarin kami telah melakukan rekayasa lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Hingga pukul 19.00, arus kendaraan dari arah utara (Tanjung Priok) menuju selatan maupun sebaliknya terpantau kembali lancar,” ujarnya, Jumat (24/7).

Baca Juga  Wagub Jabar Uu Ruzhanul: Vaksinasi Wartawan Sarankan PWI Koordinasi Satgas

Rudy menjelaskan, ketika volume kendaraan mengalami peningkatan, petugas langsung menerapkan rekayasa lalu lintas dengan melakukan penutupan jalan sementara mulai pukul 16.30 WIB. Penutupan putaran balik (U-turn) juga dilakukan di sejumlah titik yang dinilai krusial, salah satunya di kawasan Babek TNI, Rorotan.

Setelah kondisi arus lalu lintas kembali normal, titik putaran balik tersebut dibuka kembali. Pemantauan juga terus dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kembali

“Setelah arus lalu lintas kembali normal, titik U-turn pun dibuka kembali. Kami akan lakukan pemantauan kembali hari ini. Jika kembali terjadi kepadatan, rekayasa lalu lintas secara situasional akan diberlakukan,” terangnya.

Menurutnya, kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Cakung-Cilincing dipicu ketidakseimbangan arus logistik di pelabuhan. Tingginya volume impor yang tidak diimbangi dengan aktivitas ekspor menyebabkan penumpukan peti kemas di pelabuhan maupun depo.

Baca Juga  Walikota Bekasi Tolak Namanya Menjadi Nama Masjid

“Kondisi ini kemudian berdampak pada meningkatnya antrean panjang kendaraan truk di ruas jalan utama,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, lanjut Rudy, Sudinhub Jakarta Utara mengarahkan pengemudi truk untuk menunggu di Terminal Tanah Merdeka apabila terjadi antrean panjang menuju depok

“Hal ini dilakukan agar badan jalan tetap dapat dilalui kendaraan lain dan tidak tertutup oleh antrean truk,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Sudinhub Jakarta Utara, Yulza Romadhoni Putra menambahkan, sedikitnya 30 personel dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik yang rawan mengalami kemacetan.

Baca Juga  Kisruh PT Kahayan, Oknum Bareskrim Polri Terindikasi Berkolusi dengan Komisaris Penjarakan Direksi

“Dua hari terakhir kami telah melakukan rekayasa lalu lintas dan hasilnya cukup positif terhadap kelancaran arus kendaraan,” ucapnya.

Yulza memaparkan, berdasarkan hasil pemantauan di putaran KBN Cakung pada Kamis (23/7), arus lalu lintas menuju arah utara terpantau lancar. Sementara, arus kendaraan dari Kebon Baru menuju selatan di kawasan Babek sempat mengalami kepadatan.

Ia memastikan, pengaturan lalu lintas di kawasan KBN Cakung dilakukan secara dinamis dengan menyesuaikan kondisi di lapangan secara waktu nyata (real-time).

“Kami pastikan arus kendaraan dapat bergerak secara optimal dengan memaksimalkan pemanfaatan ruas jalan yang tersedia. Kami imbau pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas demi kelancaran lalu lintas bersama,” tandasnya.

News Feed