oleh

Kyai Juga Harus Melek Teknologi

JAKARTA (Bekasi) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, berencana menggelar pelatihan Kiai Melek Teknologi yang akan diadakan di Aula Ponpes Attaqwa Putra, Kelurahan Bahagia , Kecamatan Babelan, pada 8-9 Noveber 2021. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co

Kegiatan ini, ujar Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi, KH Muhiddin Kamal , bertujuan agar Kiai juga melek teknologi,” ujar KH Muhiddin Kamal , Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi.

“Kiai harus melek teknologi agar bisa memahami perkembangan sosial media yang akhir-akhir menjadi booming, dan menjadi salah satu sumber informasi di masyarakat,”
ujar KH Muhiddin yang juga pemilik Pondok Pesantren Al Azhariyah, Cibitung, Kabupaten Bekasi ini, ” Senin (25/10).

Dalam kaitan tersebut, MUI Kabupaten Bekasi melalui Komisi Pengembangan Pendidikan Islam Kaderisasi dan Pesantren berinsiatif mengadakan pelatihan kepada sejumlah alim ulama di Kabupaten Bekasi dengan tema Kiai Melek Teknologi.

“Kita akan menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya, diantaranya dari Diskominfosantik Kabupaten Bekasi yang membahas regulasi undang-undang bermedos , kiat sukses dakwah di TV dan dunia maya  serta optimalisasi dakwah melalui media sosial dan online,” tambah kiai kharismatik ini

Baca Juga  Atlet Bekasi Terus Sumbang Emas Bagi Jabar

Disampaikannya, dunia dakwah selain dakwah offline atau kegiatan pengajian  atau ceramah tatap muka, tidak dipungkiri dakwah online atau dalam jaringan (daring) seperti melalui Youtube, Facebook dan lainnya sangat diminati masyarakat terutama kaum milenial yang bisa mengakses isi dakwah kapan dan dimanapun..

“Kita para penda’i atau alim ulama juga harus menguasai dakwah melalui jaringan internet atau online bahkan jika hits tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan reward atau penghasilan dari sosial media tempat berdakwah. Untuk itu kita berikan pelatihan kepada mereka,” imbuhnya.

Baca Juga  Warga Kuningan Antusias Gempur Rokok Ilegal

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi jalan untuk syiar dakwah yang lebih luas karena internet itu jaringannya mendunia hingga keluar negeri. (agus)

News Feed