oleh

Pesilat Disiapkan ke Porda Jabar

Perguruan Silat Paguyuban Barudak Silat (PS PBSS) mempersiapkan atlet untuk mengikuti babak kualifikasi Porda Jabar 2021. (dien)

JAKARTA – (Kuningan) Perguruan Silat Paguyuban Barudak Silat (PS  PBSS) mempersiapkan atlet untuk mengikuti babak kualifikasi Porda Jabar 2021, dengan menggelar seleksi  pesilat di GOR Ewangga komplek Stadion Mas’ud Wisnu Saputra. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Ketua Panitia Pelaksana Mega Dapira menjelaskan Senin, meski belum ada juknis batasan usia cabang olah raga silat di penyisihan Porda Jabar,  namun pihaknya tetap memberlakukan seleksi batasan usia maksimal 25 tahun.

Baca Juga  Warga Kumamoto Dukung Tim Bulutangkis Olimpiade Indonesia

“PBSS Kuningan melakukan seleksi dengan batasan usia maksimal 25 tahun, untuk mengantisipasi adanya juknis batasan usia oleh panitia pelaksana yang ditugaskan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jabar,” jelasnya.

Untuk itu, dengan adanya pelaksanaan seleksi di tengah Pandemi Covid-19 yang melibatkan wasit juri bersertifikat provinsi dan kabupaten tersebut, terjaring atlet-atlet berpotensi dari seluruh satlat untuk memperkuat perguruan dalam menghadapi seleksi umum di tingkat kabupaten atau pun provinsi.

Baca Juga  SOKSI Hadir di 18 Kecamatan di Bekasi

“Pelaksanaan penysihan Porda Jabar dikabarkan bakal dihelat pada 2021 sehingga berdasarkan hasil rapat pengurus dan jajaran pelatih, maka dianggap perlu diselenggarakan seleksi di internal untuk membentuk tim inti  PBSS Pencak Silat Klub Bersatu supaya persiapannya lebih matang,” kata mantan atlet BK Porda 2017 itu.

Ketua Umum PS PBSS Pencak Silat Klub Bersatu atau lebih dikenal PS PBSS Kuningan, Iyan Irwandi, S.IP., mengakui belum ada kepastian pematokan batasan usia bagi atlet pencak silat yang akan berlaga di BK Porda Jabarn 2021.

Baca Juga  Indonesia di Peringkat 43 Paralimpik Tokyo 2020

“Sehingga seleksi internal yang kita lakukan sengaja mengikuti daerah-daerah lain yang sudah melakukan penyeleksian terlebih dulu,” kata Iyan.

Ia berharap langkah persiapan supaya lebih matang agar bisa kembali menelorkan pesilat-pesilat berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

Atlet binaan Iyan,  Taoufik Septiaya, meraih medali perunggu pada Porda Jabar di Kabupaten Bogor 2018.  (dien / arl)

News Feed