oleh

Bawaslu kerja sama dengan kampus

Bawaslu di Kuningan kerja sama dengan Universitas Kuningan dengan menandatangi nota MoU kerja sama. (dien/arl)

JAKARTA – (Kuningan) Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdulah Dahlan menyatakan, visi besar Bawaslu adalah meningkatkan pendidikan demokrasi, salah satu caranya membangun kerja sama dengan lembaga pendidikan seperti kampus. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

“Kampus memiliki sejarah panjang dalam penguatan isu kepemiluan. Kampus juga berperan dalam melahirkan pemilu yang berkualitas,” kata Abdullah Dahlan, Jumat.

Di Kabupaten Kuningan, pihaknya bekerja sama dengan Universitas Kuningan dengan menandatangi nota kesepahaman (MoU).

Baca Juga  Jokowi Bakal Menginap di Titik Nol IK

Pihaknya berharap Bawaslu dan Uniku bisa berperan dalam peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia khsususnya di Kabupaten Kuningan.

“Semoga kerja sama dengan kampus juga bisa dipergunakan untuk meningkatkan indeks demokrasi ke depan,” harapnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan, Ondin Sutarman, menyatakan penandatangan MOU dengan Universitas Kuningan merupakan upaya merangkul berbagai elemen masyarakat tak terkecuali kampus.

“Hal ini dilakukan dalam rangka membangun kemitraan dengan misi sharing dan membahas isu strategis kepemiluan demi terwujudnya pemilu yang berkualitas,” kata Ondin.

Baca Juga  Puluhan Pegawai Lapas Kuningan Dites Urine

Realisasi MOU ini, tambah Ondin, bisa dilakukan dengan cara Uniku bisa menjadi mitra Bawaslu dalam pengawasan pemilu.

“Tekhnisnya bisa saja Bawaslu melibatkan mahasiswa sebagai relawan dalam pengawasan. Uniku pun bisa menjadikan Bawaslu sebagai ajang praktikum mahasisw hukum yang ingin mengetahui terkait hokum-hukum pemilu,” papar Ondin.

Sedangkan Warkil Rektor  III Universtas Kuningan Ilham Adhya, S.Hut.,M.Si , mengaku ikut senang bisa bekerja sama dengan Bawaslu.

Ilham mengatakan, sebagai lembaga pendidikam kampus tidak hanya berkutat dalam proses belajar mengajar, tetapi juga ada tanggungjawab peneletian dan pengabdian.

Baca Juga  Di Kuningan, Warga Kebingungan Mendapatkan Oksigen

“Momemtum ini memungkinkan untuk pergunakan sebagai ajang pengabdian para dosen kami atau mahasiawa kami. Tekhnisnya bisa menjadi pengawas independen. Hal inipun akan bisa menambah wawasan dan memperdalam keilmuan yang berkaitan dengan kepemiluan,” jelas Ilham.

Apalagi Uniku selama ini, tambah Ilham, telah memiliki pusat studi kepemiluan yang telah terdaftar sebagai pemantau pemilu di Bawaslu RI.  (dien / arl)

News Feed