Orang-orang Kuwait yang direpatriasi (dipulangkan) dari Amman, mengenakan masker dan pakaian pelindung wajah, ketika tiba di Bandara Kuwait, di Kuwait City, Kuwait 21 April 2020, menyusul wabah penyakit corona (COVID-19). (Foto Reuters/Arab News)
JAKARTA – Kuwait menyatakan menangguhkan semua penerbangan komersial dan menutup perbatasan darat dan lautnya mulai dari pukul 11 malam Senin (21/12) hingga 1 Januari 2021. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.
Kantor komunikasi pemerintah Kuwait dalam sebuah posting Twitter menyebutkan, otoritas penerbangan sipil di Kuwait menambahkan Inggris ke daftar negara berisiko tinggi wabah virus baru Covid-19, yang berarti semua penerbangan dari Inggris dilarang. Demikian dikutip dari Arab News/Reuters.
Kuwait bergabung dengan sesama negara teluk seperti Oman dan Arab Saudi, yang juga mengumumkan penutupan perbatasan mereka selama satu minggu karena virus Covid-19 yang baru.***(edy)








