oleh

UNJ Berniat Bantu Tingkatkan Budaya Tradisional Cianjur

Bupati Cianjur H Herman Suherman ketika menerima perwakilan Universitas Negeri Jakarta di Pendopo Cianjur. (deni)

Siberindo.co (Cianjur) – Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, seni dan budaya tradisional mulai terkikis karena dianggap tertinggal dan menjadi tersisihkan. Seperti dilaporkan mimbar rakyat.com grup siberindo.co

Para generasi muda kini lebih menyukai budaya asing yang dianggap modern, dan mereka mulai meninggalkan budaya daerahnya sendiri dan seakan tidak peduli akan pelestarian budaya.

Baca Juga  Kenaikan Biaya Haji Tidak Dibebankan ke Jemaah

Hal ini dikatakan Wakil Direktur 1 Universitas Nasional Jakarta (UNJ) Prof. Dr. Wardani Rahayu, M. Si, seusai audiensi dengan Bupati Cianjur H Herman Suherman di Pendopo Cianjur, Kamis 2 Juni 2022.

Menurut Wardani, budaya asing tidak hanya mengakibatkan hilangnya seni dan budaya lokal, tetapi perubahan tersebut juga dapat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat sekarang.

Padahal pola kehidupan masyarakat lebih cenderung mengadopsi kebudayaan timur. Seperti norma kesopanan dan nilai-niai yang dijunjung tinggi perlahan akan tergerus oleh budaya asing yang dianggap lebih modern.

Baca Juga  Ini Jadwal Vaksinasi Massal Untuk Insan Pers

Untuk meningkatkan seni dan budaya tradisional khususnya di Cianjur. Universias Negeri Jakarta UNJ akan melaksanakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M), di Desa binaan, yaitu Desa Bobojong Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur.

Menurut Wardani, salah satu mahasiswi S2 UNJ asal Cianjur, Hj. Librilianti Kurnia Yuki, S. Pd., M. Pd akan melaksanakan P2M di Desa Bobojong Mande. Sasarannya, pembinaan dalam rangka meningkatkan seni dan budaya tradisional. Selain itu, yang berkaitan peningkatan IPM bidang pendidikan, kegiatan karifan lokal, olahan makanan, dan lain sebagainya.  (Deni AK/arl)

News Feed