oleh

Jum’at Religi: Kita Budak Dunia atau Hamba Allah?

Sebagaimana disebutkan dalam hadits,

Baca Juga  Tahun Vivere Pericoloso Media Massa Indonesia, catatan Hendry Ch Bangun

“Barangsiapa yang cinta dan benci karena Allah serta memberi dan enggan memberi karena Allah, maka telah sempurnalah imannya.” (HR Abu Daud).

Beliau juga bersabda,

“Ikatan iman yang paling kokoh adalah cinta dan benci karena Allah.” (HR Ahmad).

Sebelumnya Ibnu Taimiyah rahimahullah membawakan hadits,

“Celakalah wahai budak (hamba) dirham. Celakalah wahai budak (hamba) dinar. Celakalah wahai budak (hamba) qothifah (pakaian). Celakalah wahai budak (hamba) khomishoh (pakaian).”

Baca Juga  Susanti Dapat Rumah Pengganti Kandang Kambing

Lantas Ibnu Taimiyah mengatakan, “Inilah yang namanya budak harta-harta tadi. Jika ia memintanya dari Allah dan Allah memberinya, ia pun ridho. Namun ketika Allah tidak memberinya, ia pun murka.”

Padahal jika Allah tidak memberi sesuatu, bukan berarti Allah itu pelit. Kadang kita harus mengetahui bahwa diluaskan dan disempitkannya rizki atau harta kadang adalah sebagai ujian bagi kita. Ujian itu adalah apakah kita bisa termasuk hamba Allah yang bersyukur atau tidak dan bersabar ataukah tidak. (IslamPos)

Baca Juga  Masyarakat Sunda Gelar Ruwatan

SUMBER: RUMAYSHO

News Feed