oleh

Lagi, Ketua DPRD Dilaporkan

Keterangan foto – Jetua LBH NU Abdul Jabbar laporkan ketua DPRD Kuningan ke BK DPRD Kuningan. (andien)

JAKARTA – (Kuningan) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nahdlatul Ulama Kuningan melaporkan Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy ke Badan Kehormatan DPRD Kuningan, tentang pernyataannya yang kontroversi. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Lima orang pengurus LBH NU Kuningan, yakni Abdul Jabbar, Ahmad Musyafa Aufi, Adi Riyanto, Adi dan Ismah, menemui Ketua BK DPRD Kuningan, Toto Taufikurrahman, di ruang Fraksi PPP,  Senin.

Baca Juga  Angin Kencang Terjang Langkat, 74 Rumah Rusak

Ketua LBH NU Kuningan, Abdul Jabbar mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat secara resmi untuk melaporkan Ketua DPRD, terkait Pelanggaran Kode Etik yang diduga dilakukan Ketua DPRD, Nuzul Rachdy.

Pernyataan ketua DPRD Kuningan beredar luas di media sosial  melalui video di laman http://youtu.be/cye3WNg. Nuzul Rachdy mengeluarkan kata-kata ,”Jangan sampai Husnul ini hanya membawa limbah, limbah wabah dan limbah segalanya.”

Abdul Jabbar yang juga alumnus dari Ponpes Husnul Khotimah tahun 1996, menjelaskan kata limbah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang memiliki arti sisa produksi.

Baca Juga  Di Jakarta Tidak Ada Lockdown Akhir Pekan

“Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata limbah memiliki arti: sisa produksi, bahan yang tidak mempunyai nilal atau tidak berharga.  Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) tersebut kami menilai kata-kata Nuzul Rachdy selaku Ketua DPRD Kuningan terkesan negatif dan merendahkan lembaga pendidikan pesantren,” paparnya.

Abdul mengatakan selama ini, lembaga pesantren yang berada di Kabupaten Kuningan itu,  justru telah membawa nilai positit dan mengharumkan nama baik Kabupaten Kuningan di kancah nasional dan internasional.

Baca Juga  Pemudik Diswab Polsek Medan Satria, Semua Negatif

Pria yang juga alumnus Ponpes HK menyerahkan sepenuhnya penanganan laporan yang disampaikannya pada pihak BK-DPRD. Dan tetkait sanksi pun, ia menyerahkan pada BK sepenuhnya.

Secara terpisah, Ketua BK-DPRD Kuningan, Toto Taufikurrohman, saat dikonfirmasi, enggan menanggapi perihal pelaporan yang masuk pada pihaknya hari ini.

“Kita masih menunggu dulu yang masuk. Nanti kita juga akan mempublikasikan hasilnya. Kalau enggak nanti malam ya besok, ” ujar Toto,  mempersilakan awak media menunggu.  (dien/arl)

News Feed