oleh

Longsor Tambang Emas, Tujuh Warga Solok Selatan Tewas

Petugas dibantu warga melakukan upaya evakuasi korban dalam peristiwa longsor tambang emas di Kimbahan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Senin (10/5). (Foto: BPBD Kabupaten Solok Selatan)

JAKARTA (Solok) – Tujuh warga Solok Selatan tewas dan satu masih dalam proses pencarian setelah terjadi longsor tambang emas di Kimbahan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Senin (10/5). Terdapat sembilan warga lainnya yang mengalami luka-luka atas peristiwa tersebut. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Baca Juga  Angin Kencang, 63 Rumah di Binjai Rusak

Berdasarkan laporan dari Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Fikri, peristiwa tanah longsor di lokasi tambang emas itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (9/5) sore hingga Senin (10/5) dini hari.

Usai mendapat laporan bencana tanah longsor tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama unsur TNI, Polri dan masyarakat, segera melakukan evakuasi para korban. Dalam hal ini, para korban telah dibawa dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju Puskesmas Bidar Alam. Demikian dikutip dari bnpb.go.id.

Baca Juga  Ketua DPRD Kuningan Didemo

Adapun menurut Fikri, kondisi medan pascalongsor menyulitkan giat evakuasi dari TKP menuju kendaraan pertolongan.“Medan yang cukup sulit untuk evakuasi korban dari TKP ke mobil rescue,” kata Fikri dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan laporan secara visual yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bebatuan berukuran besar, material tanah dan beberapa potongan batang kayu masih terlihat di lokasi kejadian.

Baca Juga  Soal Bencana, GP Ansor Jabar Siap Membantu

Menurut data InaRisk BNPB, Kabupaten Solok Selatan termasuk dalam wilayah yang memiliki potensi risiko bencana tanah longsor dalam indeks kategori sedang hingga tinggi.***(edy)

News Feed