oleh

Rintik Bulan Juni, Puisi Hendry Ch Bangun

Ilustrasi – Rintik Bulan Juni. (id.pngtree.com)

Ada yang lebih berarti dari airmata
Yakni ketika duka tumpah menjadi nikmat
Meluruhkan dosa-dosa dan kemungkaran
Yang begitu lama mengendap di pembuluh darah

Ada yang lebih cinta dari derai gerimis
Sewaktu senyum menjelma di bibir manis
Melihat malaikat menumpahkan bunga-bunga kecil
Beraneka warna menebarkan wangi-wangi

Baca Juga  Tahun Vivere Pericoloso Media Massa Indonesia, catatan Hendry Ch Bangun

Ada yang lebih ikhlas dari tarikan nafas
Ketika tanpa suara kau usapkan tangan basah
Pada wajah yang dalam lelah berdesah Alhamdulillah
Mensyukuri semua tanpa memilah-milah

Kuulurkan terima kasihku bulan Juni

Untuk rintik-rintik yang menjelmakan cinta
Yang mengingatkan rahmat karunia tanpa jeda
Yang kerap entah mengapa tersingkir terpungkiri

Rintik Bulan Juni 2
Kurebahkan rangkai bunga
Pada jiwamu yang kini dimana
Sebagai salam berpisah
Menunggu pertemuan kapan

Baca Juga  Ketua PDIP Sumbang Masker ke Polres Tebing Tinggi

Bersamanya kutitipkan kenangan
Penanda waktu-waktu yang tertanam
Jejak kaki dan ingatan
Yag kuduga bakal sulit padam

Itulah kita
Kini di titik berbeda
Dalam jarak tak terhingga
Cuma dipersatukan tanda mata.

***

Ciputat 13 Juni 2022
( Judul puisi ini terinspirasi dari puisi Sapardi Djoko Damono, “Hujan Bulan Juni”. Sambil menonton pemberitaan jenazah Eril)

News Feed