oleh

Pelaku Curanmor di Tarumajaya Dibekuk Polisi

JAKARTA (Bekasi) – Jajaran Reskrim Polsek Tarumajaya berhasil ungkap kasus Curanmor dengan pemberatan  dan mengamankan 4 orang tersangka. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co

Kapolsek Tarumajaya, AKP Dr. Edy Suprayitno, SH.MH  dalam keterangan persnya, Selasa (14/09) menegaskan,   4 orang tersangka tersebut melakukan aksinya dengan modus yang berbeda-beda.

Dalam pengakuannya , SW,  melancarkan aksinya yaitu dengan cara mobile atau berkeliling mencari sasaran korban yang memarkir kendaraan dengan tidak dikunci ganda atau kunci stang, kemudian pelaku lainnya, N,  mendorong kendaraan korban  dengan kakinya.

Baca Juga  Tim Garuda Nusantara Ikuti Piala AFF di Singapura

Sementara itu terangka lainnya ( MY ) melancarkan aksinya bersama temannya ( ES ) yaitu dengan cara mobile atau berkeliling mencari Korban yang memarkir kendaraannya yang tidak terpantau oleh korban, dan mengambil kendaraan dengan menggunakan Kunci leter T.

“Sedangkan tersangka (AB) Als. Manyol, melancarkan aksinya dengan Modus mencari Korban yg mengendarai kendaraan Sepeda Motor sendiri dan ditempat sepi, selanjutnya pelaku menakuti korban dengan menggunakan  Celurit dan golok,” ungkap Kapolsek

Baca Juga  Penuhi Hak Pengguna, Kominfo Dorong WA Beri Penjelasan Lengkap dan Patuhi Ketentuan

Barang Bukti yang berhasil diamankan antara lain, 3 Unit KR 2 berbagai Merk, Senjata tajam berbagai jenis, Kunci leter T yang patah di lubang kontak maupun Berbagai Kunci kendaraan dan Plat nomor.

Dari keterangan pelaku, hasil kejahatan mereka sebagian dijual secara Cash On Delivery (COD), dan hasil dari penjualan dipergunakan untuk poya-poya.

Selanjutnya ke 4 tersangka dilakukan penyelidikan lebih lanjut di mapolsek tarumajaya dan diganjar Pasal 363 KUHP, tuturnya.

Baca Juga  Bupati Bekasi Lantik Kades Secara Virtual

Diketahui, salah satu pelaku Curanmor yang sempat viral adalah seorang resedivis dengan kasus yang sama dan baru bebas beberapa minggu lalu dari Rutan Salemba,

” Pelaku yang melakukan kekerasan dengan menggunakan sajam ini  biasa melancarkan aksinya di wilayah Bekasi maupun Jakarta dan sekitarnya, ucap Edy Suprayitno.( agus)

News Feed