“Namun sekira pukul 19.30 WIB suami Bu Neti, Pak Maman melihat ada kepulan asap diruang praktek pengobatan, lalu ia memeriksa dari lantai dua bangunan rumah, api sudah membakar atap bangunan,” tutur Khadafi.
Melihat adanya kepulan asap, saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Sebagian warga melaporkan kejadian kebakaran ke Polsek Ciniru dan Koramil Ciniru.
“Baru sekitar pukul 21.00 Wib atau sekitar satu jam setelah kebakaran asistennya bidan Neti, Nani (38) melaporkan kejadian kebakaran ke kantor UPT Damkar Satpol PP Kab. Kuningan,” jelas Khadafi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, namun si jago merah berhasil melalap plafon atap bangunan. (dien)









