oleh

Istigotsah Damai Aliansi Dewan Masjid di Bogor

Istigothsah Adem di Bogor.

JAKARTA – (Bogor) Aliansi Dewan Mesjid (Adem) Bogor Raya mengadakan istigotsah Indonesia damai di Pusdiklat Karya Nyata, Desa Cinagara, Kec. Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Acara doa itu dihadiri para ulama do wilayah Bogor, antara lain, K.H. Abdullah Nawawi (Pimpinan Ponpes Al Minhaj Al Islami Kabupaten Bogor), Habib Novel Bin Kamal Alaydrus (tokoh agama Bogor, Habib Muchsin Alattas (pimpinan Ponpes Riyadunnur dan yang lainnya.

Baca Juga  Waijelu di NTT Dilanda Gempa

Seperti halnya deklarasi yang belakangan ini diadakan di beberapa tempat dan pondok pesantren, dalam siaran pers dinyatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam upaya penolakan terhadap gerakan maupun prganisasi yang terafiliasi dengan faham radikalisme.

Pimpinan Ponpes Al Minhaj Al Islami, K.H. Abdullah Nawawi, dalam sambutannya, menyampaikan, para kyai dan santri harus menghindari sifat Hasad yang dapat berdampak pada kegiatan radikalisme.

“Musuh kita bukan anak bangsa yang berbeda agama, berbeda status sosial maupun berbeda suku dan budaya. Musuh kita adalah godaan dari syaitan, karena godaan syaitan dapat memunculkan sifat dengki (Hasad) yang berupaya memisahkan silaturahmi dan persaudaraan antar sesama manusia,” katanya.

Baca Juga  Dua Misi NASA ke Venus

“Salah satu sifat yang harus dihindari dalam Islam adalah Assabiyah yang merasa dirinya paling benar dan paling hebat sehingga cenderung meremehkan dan merendahkan pihak lain yang dianggap berbeda atau bukan bagian dari kelompoknya,” kata Abdullah Nawawi.

Acara istigotsah itu dipimpin K.H. Abdullah Nawawi yang membacakan sholawat dan doa kepada Rasulullah SAW, para ilama dan para habaib serta mendoakan negara agar aman dan damai.

Baca Juga  Kemenag Bekasi Programkan Kampung Santri

Dalam salah satu pernyataan sikap dan deklarasi, disebutkan,  “Kami mengajak kepada seluruh ulama santri untuk senantiasa menebar nilai Islam Ahli Sunnah Wal Jamaah Asya Ariyyah Maturidiyyah Wannahdiyyah yang Rahmatan Lil Alamin” dan “ Kami menyatakan tindakan radikalisme dan ekstrimisme tidak sesuai dengan ajaran Islam”.   (elly)

News Feed