oleh

Warga Ingin Ada “Bedah Rumah” di Desa Karang Patri

Rumah warga Desa Karang Patri yang reot dan nyaris ambruk

 

JAKARTA  (Bekàsi) – Warga Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, berharap adanya program bedah rumah atau yang lebih dikenal dengan istilah Rutilahu ( rumah tidak layak huni). Pasalnya, di Kecamatan tempat kelahiran mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah ini, masih banyak warga yang rumahnya reot bahkan nyaris ambruk. Seperti yang dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Baca Juga  Presiden: Butuh Kerja Sama Global untuk Tangani Pandemi Covid-19

Salah satunya misalnya perumahan warga di Kampung Bakung, Desa Karang Patri. Dua warga kampung ini, Arno dan Bosih, tinggal dalam gubuk reot yang nyaris ambruk.

” Kami khawatir rumah kami ambruk secara tiba-tiba. Apalagi malam hari saat kami semua tertidur lelap,” ujar Arno.

Hal senada juga diungkapkan Bosih, warga Kampung Bakung RT. 01/04. Dirinya mengaku selalu khawatir rumanya ambruk, khususnya saat hujan besar .

Baca Juga  Menkes Budi : Vaksinasi Bagi Awak Media Tunjukkan Modal Sosial

Untuk itu, sama halnya dengan Arno, Bosih berharap adanya bantuan untuk renovasi rumahnya.

Kedua warga tersebut pun berharap rumahnya diusulkan kepala desa untuk masuk program Rutilahu .

Kami mohon kepada pemerintah desa maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk kiranya membantu dan merenovasi rumah saya yang sudah tidak layak huni,” ungkap Arno yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang asongan ini.(Agus)

News Feed