oleh

SAJAK NEGERI TUA, Oleh: Ahmad Istiqom


Negeri ini sudah tua

Tapi tak juga dewasa

Negeri para sengkuni yang berguru pada Durna

Diramaikan pemandu sorak para kurawa

Bagong dan punakawan tergelak-gelak

Melihat para brahmana main ketoprak

Lakonnya “Menyelamatkan Amarta dari Raja Dungu”

Katanya, disana “merdeka” nyaris mati

Padahal di ruang iccu korban corona tak mati mati

Resep yang ditawarkan sebagai yang Maha Benar dengan segala nyinyirnya

Tatkala brahmana bersabda
Adalah mantra lama yang dimamahbiakkan

Petruk pun menguap lebar lebar

Semarpun bersendawa meski tak masuk angin

Sembari menenggak tolak angin

Karena ia orang pintar (tidak dungu)

JAKARTA – 22 Agustus 2020/3
Muharam 1442
[18.08, 22/8/2020]
(Ahmad Istiqom/d) mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Komentar

News Feed