oleh

Kebutuhan Kabupaten Bekasi 2,2 Juta Vaksin

dr Alamsyah. (agus)

JAKARTA – (Cikarang Pusat) Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah, mengatakan, alokasi vaksin untuk Kabupaten Bekasi diusulkan sekitar 2,2 juta dosis vaksin. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

“Kapan dan berapa kali pengiriman, bukan kita yang  menentukan, tapi dari Kemenkes, karena terkait dengan stok vaksin yang ada disana. Kan vaksin ada yang import ada juga yang diproduksi sendiri,” ujar dr Alamsyah, Jumat kepada wartawan.

Baca Juga  Kapolda Gelar Operasi Keselamatan Lodya 2021

Pemerintah pusat, terang dr Alamsyah, menargetkan sampai Maret 2021 dapat memvaksin 180 juta masyarakat Indonesia. Untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, lanjut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi itu,  juga sampai Maret 2021.

Alamsyah melanjutkan,  vaksin bukan jaminan 100 persen bahwa kasus akan menurun. Tapi disiplin dalam protokol kesehatan yang menjadi penentunya. Namun dalam teori vaksinasi, apabila 70-80 persen masyarakat sudah divaksin, maka sudah memenuhi syarat terbentuk herd imunity (kekebalan kelompok).

Baca Juga  Parchment Rebut Emas 110 Meter Gawang Putra

“Kalau ada 100 orang, kemudian 70-80 orang dapat imunisasi, maka teorinya sudah  terbentuk herd imunity,” jelasnya.

Imunitas akan terbentuk setelah delapan sampai 28 hari setelah diberikan dosis vaksin kedua. Dan yang harus diingat, setelah divaksin, prokes tidak boleh longgar. Salah kalau merasa sudah divaksin kemudian buka masker dan bebas jalan kemana-mana.

Vaksin itu, terang dr Alamsyah, mengenal dua istilah,  ada efikasi (kemanjuran) dan safety (keamanan). Semua jenis vaksin yang ada di pasaran pasti aman karena telah melewati uji klinis. Kalau vaksin Sinovac ini kan teorinya tingkat efikasinya 65 persen.  “Kenapa diberikan dua dosis? Supaya tingkat keampuhannya  minimal 90 persen,” kata dokter itu.

Baca Juga  Pasien Covid Kuningan Meningkat, Eks RSCI Digunakan Lagi

“Vaksin Sinovac yang kemarin kita terima itu expire datenya 2023,” jelasnya.  (agus / arl)

News Feed