KUNINGAN – Di tengah Pandemi Covid-19, Hari Bahasa Ibu Internasional tetap di selenggarakan dengan peluncuran dan bedah Kamus Basa Sunda, Senin (22/2/2021) di Gedung Kesenian Raksawacana Kuningan.
Sekda Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya mengungkapkan, dengan diterbikannnya kamus Basa Sunda, merupakan salah satu cara untuk terus mewarisi bahasa daerah yakni basa Sunda yang menjadi Bahasa Ibu di Kabupaten Kuningan.
“Selain itu kepentingan untuk keberlangsungan generasi muda yang akan datang agar mengetahui Bahasa ibu yang menjadi ciri khas untuk kita warga Kuningan,” ungkapnya. Dilansir mimbar-rakyat.com – grup siberindo.co.
Basa Sunda sendiri, kata Dian, termasuk dalam bahasa warisan nenek moyang yang harus dilestarikan hingga anak cucu nanti.
“Sekarang, kamus bahasa Sunda di daerah Kuningan sudah berjalan untuk digunakan setiap hari, tentu ini merupakan karya awal Dewan Kebudayaan Kabupaten Kuningan (DKBK) sejak dilantik 3 September 2020,” katanya.
Menurut Dian, Pemerintah Kabupaten Kuningan, kini tengah berupaya untuk melestarikan kebudayaan dan bahasa daerah.
“Dan itu tercantum dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, juga terdapat dalam Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 mengenai kemajuan Kebudayaan,” terang Dian.
Jadi, dari kebijakan tersebut pemerintah pusat, mengimplementasikan ke dalam kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Kuningan, yakni dalam Perda Kabupaten Kuningan Nomor 6 Tahun 2006 mengenai Bahasa, Sastra dan Aksara Sunda.
Sebelum mengakhiri sambutannya Sekda mengucapkan Terima kasih kepada Drs. H. Uca Somantri, M.Si, Dr. Uhar Suharsaputra dan Dodo Suwondo selaku pelopor dan penyusun kamus Basa Sunda daerah Kuningan
Sementara Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Kuningan Drs. H. Uca Somantri, M.Si menyampaikan, Bahasa Ibu merupakan bahasa yang digunakan oleh semua manusia, secara umum bahasa sangat berkaitan dengan kebudayan.
“Bahasa jelas memiliki fungsi dan peran yang tidak bisa dilewatkan dalam kehidupan manusia, setidaknya ada 748 bahasa ibu yang terbagi lagi, menurut bahasa daerah masing-masing salah satunya di Kuningan yang memiliki Bahasa Daerah Kuningan,” ujarnya.
“Alhamdulillah hari ini kami telah membuat kamus basa Sunda daerah kuningan yang telah ditandatangani oleh Bupati, terdapat 2.194 kata dalam bahasa sunda, semoga Pemerintah Jawa barat memberikan apresiasi kepada Bupati Kuningan,” katanya. (**)










