oleh

Ada 13 Blank Spot di Seluruh Kuningan

JAKARTA (Kuningan) – Masih terdapat 28 desa di 13 Kecamatan yang tidak terjangkau signal komunikasi atau blank spot di Kabupaten Kuningan. Blank spot area tersebut biasanya berada di remote area yang tidak menarik bagi investor secara komersial,  seperti pegunungan, perbukitan, serta Lereng Gunung Ciremai. Tak hanya itu blank spot dapat terjadi saat curah hujan atau cuaca yg bisa menghambat koneksivitas internet. Seperti dilaporkan mimbar-rakyat.com grup siberindo.co.

Baca Juga  Penumpang Arus Balik KA Masih Penuh

Mengatasi hal itu, Pemkab Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kuningan berupaya membangun ratusan jaringan fiber optik di seluruh wilayah Kabupaten yang memiliki ikon bokor ini.

” Sekitar 312 menara provider didirikan untuk melayani akses internet masyarakat, hanya memang belum bisa melayani semua wilayah di Kabupaten Kuningan,”jelas Acep Tisna Sudrajat, Kabid Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, saat ditemui di ruangan kerjanya, Jum’at (1/7/2021).

Baca Juga  Dialog Ketahanan Pangan Banten, Penanaman Pisang, Talas Beneng dan Porang

Acep mengakui saat ini masih terdapat 28 desa di 13 kecamatan yang belum memiliki jaringan signal komunikasi dengan baik. Untuk mengentaskannya, pihaknya mengajak provider dalam memberikan pelayanan di wilayah tersebut. “Selain itu juga merencanakan kedepan untuk membangun jaringan fiber optik di wilayah kabupaten kuningan,”tambahnya. Ini

Sementara itu soal smart village atau desa pintar, Acep Tinas mengungkapkan pihaknya telah memberikan bantuan berupa perangkat internet gratis hingga bulan Desember 2021. “Smart village sendiri merupakan instruksi Bupati Kuningan dalam pemberdayaan masyarakat. Untuk tahun ini ada 10 desa penerima bantuan untuk program smart village,”ujarnya.

Baca Juga  Masih tentang Nuzul

pihaknya berharap program Smart Village mampu meningkatkan pemberdayaan dan pelayanan masyarakat yang dilakukan melalui bumdes masing – masing. (Dien)

News Feed