oleh

618 Warga Kampung Melayu Terpaksa Mengungsi

JAKARTA – Banjir yang menggenang Kampung Melayu mengakibatkan 618 warga harus tinggal sementara di lima lokasi pengungsian. Selasa (9/2/2021).

“Warga yang mengungsi terdiri dari orang dewasa 334 jiwa, l  ansia 63, anak-anak 123 dan balita 98 jiwa”

Lurah Kampung Melayu, Setiyawan menuturkan, untuk sarapan pagi PMI Jakarta Timur sudah mensuplai roti dan bubur kacang hijau sedangkan makan siang dan malam pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sudin Sosial.

Baca Juga  Kadinkes Kuningan Ingatkan Prokes Untuk Cegah Lonjakan Covid

Untuk menjaga kesehatan warga di lokasi pengungsian, lanjut Setiyawan, petugas medis Puskesmas mobile melakukan pengecekan sekaligus memantau penerapan prokes.

“Khusus untuk pelayanan kesehatan difokuskan di Puskesmas Kelurahan Kampung Melayu. Karena lokasinya sangat berdekatan dengan lokasi pengungsian,” ujar Setiyawan.

Menurut Setiyawan, untuk menjaga kesehatan warga di lokasi pengungsian Namun petugas kesehatan tetap mobile melakukan pengecekan ke lokasi pengungsian yang ada,” lanjut Setiyawan.

Baca Juga  Takjil dan Santunan PP Kedungwaringin

Dijabarkan Setiyawan, 618 warga terdampak Banjir ini tersebar di lima lokasi pengungsian. Yakni di aula kantor Kelurahan Kampung Melayu, gedung SDN Kampung Melayu 01/02 Pagi, Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 08, Pos RW 07 dan aula Masjid Ruhul Islam di RW 07.

“Warga yang mengungsi terdiri dari orang dewasa 334 jiwa, lansia 63, anak-anak 123 dan balita 98 jiwa” beber Setiyawan.

Baca Juga  Ke-Indonesiaan Bulutangkis, Catatan Sami Leo Lantang

Sementara, kondisi genangan hingga pukul 06.00 tadi pagi masih berkisar antara 20 – 250 sentimeter. Genangan terendah terdapat di wilayahRT 02/04 dan dan tertinggi di RT 12. 13 RW 04 dan RT 10, 11 RW 05 yang mencapai 2,5 meter. Sedangkan wilayah lainnya rata-rata genangan sekitar 50-100 sentimeter. (*/cr3).

Sumber : jakarta.go.id

News Feed